Anger Management 2



Stop/ Pause Sejenak
Di artikel Anger Management 1, kita telah belajar tentang tanda-tanda marah. Baik berupa perubahan fisik maupun perubahan psikologis. Setelah kita KENALI tanda-tanda kemarahan yang mulai terjadi dalam diri kita, segeralah kita SADARI. Setelah itu segera STOP/ PAUSE sejenak sebelum berespon terhadap kemarahan yang sedang kita rasakan.
Penelitian Pengaruh Emosi Negatif Ortu ke Anak

Mengapa penting untuk STOP/ PAUSE dulu sebelum berespon terhadap kemarahan kita, terutama kepada anak-anak kita? Karena penelitian ilmiah di bidang psikologi menunjukkan bahwa emosi negatif orang tua terbukti BERPENGARUH LANGSUNG terhadap emosi negatif anak (Richard B.S. dan Christopern J.T dalam Journal of National Institute of Health, Oktober 2012). Seperti yang telah kita ketahui bahwa marah merupakan salah satu emosi negatif. Pastinya kita sebagai orang tua ga mau kan anak-anak kita mendapatkan efek negatif karena respon kita terhadap marah yang ga tepat, kan? Hal ini sangat penting diketahui dalam parenting ya moms and dads 🙂
Bole Marah Ga?
Lantas, bagaimana dong kalo marah uda datang melanda kita karena berbagai sebab? Apa harus ditahan-tahan biar ga marah? Marah itu boleh, sah-sah aja. Malah marah itu normal dan sehat asalakan marah dikelola dengan baik dan tidak melakukan agresi (Safruddin Al Baqi pada Jurnal penelitian ilmiah Buletin Psikologi Universitas Gadjah Mada, tahun 2015).
Ekspresi Marah
Ekspresi marah terdiri dari 3 jenis, yaitu:
- Agresif
- Pasif
- Tegas
(Safruddin Al Baqi pada Jurnal penelitian ilmiah Buletin Psikologi Universitas Gadjah Mada, tahun 2015).
1. Agresif
Agresif artinya perilaku yang ditujukan untuk merugikan/ melukai orang lain/ dengan merusak barang. Contoh tindakan agresif yaitu perkataan kasar, mengancam, perilaku kekerasan, dan menyerang.
2. Pasif
Pasif adalah berlaku tidak tegas, membiarkan hak diserang, bisa karena alasan untuk menghindari hal/ efek negatif akibat agresi, misalnya konflik. Namun hal ini sebenarnya berefek negatif pada diri sendiri, misalnya harga diri menjadi rendah.
3. Tegas
Tegas adalah sikap asertif, cara terbaik yang disarankan untuk menghadapi orang yang menyerang hak orang lain. Tegas adalah mengekspresikan marah dengan cara yang diterima oleh norma sosial, tanpa mengalami konsekuensi negatif akibat agresi. Tegas juga merupakan ekspresi marah tanpa mengorbankan persaan diri sendiri akibat perilaku pasif. Ini merupakan ekspresi marah yang paling tepat dan baik bagi semua pihak.
BERSAMBUNG…..
https://www.instagram.com/p/CU7CO0DlIp3/?utm_medium=copy_link
